RSS

Hutan nya Kota Medan

Jangan pikir nongkrong di taman nggak asyik. Justru di ‘hutannya` kota ini kamu bisa aja nemuin sesuatu yang beda dari tempat nongkrong kebanyakan.

Nggak heran kalau sekarang banyak tempat-tempat hang-out yang kembali berpusat pada alam atau back to nature. Alasannya sederhana, yakni untuk mendapat suasana yang beda dari yang lain plus merasakan nikmatnya udara segar! Hmm... makanya, nggak tertutup bagi ‘hutan' kota ini untuk masuk list tempat hang-out favoritmu.

Tentu aja, di 'hutan' mini ini kamu akan merasakan suasana yang lebih rileks, fresh, dan dekat dengan alam pastinya. Bisa juga sebagai referensi bagi para wisatawan yang datang berkunjung ke Medan.


Taman Ahmad Yani: Jl. Jenderal Sudirman
Warga Medan mana yang nggak tau taman ini? Yang khas dari taman ini adalah monumen Jenderal Ahmad Yani yang dibangun sekitar 1973. Sebelumnya sih sempat dinamai Taman Bunga, kemudian berganti dengan Taman Air Mancur lalu sekarang dinamai Taman Ahmad Yani. Sedangkan keramaian taman ini selalu diisi oleh anak sekolah yang lokasinya ada di depan taman.

Pagi hari taman diramaikan aktivitas olah raga, sejak pukul 05.30-09.00 WIB. Selanjutnya setiap sore tempat ini kembali diramaikan dengan orang-orang yang jogging, bersepeda, atau sekadar bersantai. Di sisi taman juga terdapat warung-warung, seperti Warkop Elisabeth. Dulu, waktu Pjs Walikota Drs. Afifuddin Lubis menjabat, taman ini sempat menyediakan free internet access dan diresmikan menjadi Taman Digital Ahmad Yani. Tapi sayang, hanya berlangsung 6 bulan aja, karena sekarang akses internet udah berbayar. Kendati demikian, suasana asri yang masih kental di sini sanggup kok menghilangkan jenuh yang menggerogoti hari-harimu.


Taman Beringin: Jl. Cik Dik Tiro
Nggak jauh dari Taman Ahmad Yani, tepatnya di Jalan Cik Dik Tiro terdapat taman yang lebih kecil bernama Taman Beringin. Taman yang luasnya 12.219 m 2 ini ramai dikunjungi keluarga, terutama saat weekend. Artinya, begitu melangkah masuk dari gerbang, di sisi kiri kamu akan mendapati beberapa keluarga yang tengah berekreasi dengan riang. Melangkah jauh ke dalam, kamu juga akan dihadapkan dengan kolam air mancur. Sehingga, jika beruntung, kamu akan melihat air mancur yang indah ini memuncratkan air. Pasalnya, air mancur ini hanya hidup sekitar 15 menit, lalu kemudian mati. Setelah itu, hidup lagi, kemudian mati lagi, begitu seterusnya.

Selain sebagai tempat rekreasi keluarga, di taman yang ditumbuhi sekitar 20 jenis tanaman ini, kamu akan menjumpai orang yang sedang kasmaran, berolahraga, dan tentunya bersantai. Oh, ya, buat yang hobi mancing, di taman ini kamu juga bisa menyalurkan hobimu itu kok. Karena taman ini berada di sisi aliran Sungai Babura. Dan kenyataannya memang selalu ada masyarakat yang suka memancing di sini.


Taman Gajah Mada: Jl. Gajah Mada
Di sini, Aplaus berani jamin kamu bakal menikmati suasana rileks yang nggak tanggung-tanggung. Soalnya, taman ini menawarkan pesona yang nggak kalah asri dengan taman-taman yang ada. Selain itu, sebagian besar orang Medan juga memanggil taman ini sebagai salah satu taman tersibuk. Karena ketika beranjak malam, taman ini berubah fungsi menjadi area jajanan seperti warung kopi.

Di siang hari, biasanya kamu akan disuguhi pemandangan khas taman. Sampai pukul 4.30 sore, kawasan ini terlihat ramai didatangi orang-orang. Khususnya Jumat pagi, banyak orang kemari untuk bersenam-ria, karena memang pihak pengelola taman memfasilitasi olahraga senam aerobik di taman ini. Selain itu, tersedia pula fasilitas bermain voli, basket, dan tenis meja. Namun, tetap jogging yang menjadi kegiatan favorit di sini.

Taman Bunga Stadion Teladan: Jl. Stadion Teladan
Dulu area ini sempat dijadikan sebagai tempat pelaksanaan PON III, karena lokasinya yang strategis. Letaknya tepat berada di depan Stadion Teladan Medan. Sehingga orang mengira taman ini menyatu dengan stadion. Pepohonan rindang dan rerumputan hijau menjadi pesona tersendiri taman ini. Tak jauh dari taman juga terdapat pusat perbelanjaan dan museum. Di dekatnya juga terdapat Kantor Polisi Medan Kota. Persis di depan taman, kamu akan menjumpai Tugu Sisingamangaraja XII yang menunggangi kuda dengan sebilah pedangnya.



Di sana juga ada rumah panggung dengan ornamen khas Batak. Layaknya taman-taman lain, area ini juga klop dijadikan tempat rekreasi, santai, dan berolahraga. Namun ada juga yang menjadikan kawasan ini sebagai tempat berdiskusi atau janjian sampai pada sore hari. Kalau malam, jangan ditanya lagi, mereka yang memadu kasih pasti yang mendominasi tempat ini.


Lapangan Merdeka Medan: Jl. Perintis Kemerdekaan Medan
Jangan keliru dengan sebutan lapangan karena sebenarnya lapangan yang terletak di jantung Kota Medan ini juga berfungsi sebagai taman. Dan lapangan ini semakin semarak saja sejak Pemerintah Kota Medan menyediakan fasilitas berolahraga buat masyarakat umum. Yang membuat taman yang satu ini agak istimewa dan sedikit beda dari taman yang lainnya, tentu karena Lapangan Merdeka ini selalu ramai dikunjungi setiap waktu, sedari pagi sampai malam.



Asyiknya, tiap Minggu pagi, di sini selalu diadakan senam orbit. Tentu tidak hanya senam ini aja yang menjadi kegiatan utama di sini waktu hari Minggu. Banyak kawula muda gemar bermain bola, futsal, rock climbing, voli, sampai bermeditasi. Fiuh ... Area yang terletak di titik nol Kota Medan ini juga kerap dijadikan beberapa komunitas untuk latihan. Sebut saja seperti Komunitas Medan Street B Boys dan Tarung Derajat. Nah, kalo kamu lapar, kamu juga bisa kok melenggang ke Merdeka Walk atau ke gerobak-gerobak para pedagang kaki lima yang menjajakan makanan.

Source : click here

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar